Pages

Dannjie The Djokam. Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 22 Maret 2015

Keluarga Sakinah??? Apa sih itu???



Kembali lagi pada saya... Disini saya akan membahas tentang keluarga.. Keluarga impian yang selalu diidam-idamkan semua orang yaitu apa??? Iyaa?? Iyaaaak betul yaitu Keluarga Sakinah mawadah warohmah... Apasih artinya itu sering kita bertanya dengan kalimat yang selalu diucapkan oleh khalayak ramai apalagi disaat acara pernikahan seseorang kata-kata itu nyaris diucapkan oleh semua orang..  Arti dari Sakinah mawadah Warohmah adalah ketika didalam sebuah keluarga tersebut selalu diselimuti oleh ketenangan kedamaian ketentraman dan mendapatkan Rohmat dari Alloh Ta’ala.  Disetiap hari hidup bahagia baik suami istri dan anak-anaknya. Selalu ada rasa tenggang rasa, tepo sliro dan berbuat baik terhadap sesama anggota keluarga. Tak ada permusuhan dalam keluarga tak ada cekcok yang setiap hari ada. Menurut saya itulah arti dari kata-kata tersebut yang selalu diucapkan oleh masyarakat dan selalu diidam-idamkan oleh hampir semua orang. Namun tahu tidak bahwa ada runtutan kata yang bisa menuju ke kalimat Saakinah Mawadah Warohmah, yaitu kata Fathah, kasroh, dummah dan sukun. Tentu tahu kan dari keempatnya itu merupakan kata yang biasa kita dengar disaat mengaji/ nderes Quran. Itu kesemuanya merupakan tanda harokat  dari huruf-huruf hijaiyah agar dapat dibaca. Ternyata ada kaitannya lho huruf hijaiyah dengan keluarga.  Untuk pertama kali kita bahas mengenai Fathah yang berarti membuka bisa dilihat ketika melafatkannya mulut kita membuka disitu keluarga terbuka menyampaikan sesuatu yang ingin disampaikan. Disini baik suami atau istri menyampaikan kelebihan ataupun kekurangan dari pasangannya harus menggunakan bahasa yang tepat dan sopan agar baik keduanya tak tersinggung. Jika tidak maka akan terjadi Kasroh atau yang berarti pecah apabila kita amati mulut kita pecah ada sebagian yang kekiri dan sebagian kekanan didalam melafatkannya. Suami istri yang sedang congkrah/padu/kres dalam bahasa jawanya terdiam dan saling bersikukuh dengan pendapatnya. Jika tak ada yang mengalah maka akan semakin berlanjut berkepanjangan harusnya disini baik suami maupun istri ada yang  rebutan ngalah/keporo ngalah agar perpecahan yang sedang terjadi dapat diselesaikan. Apabila dari keduanya ada yang ngalah maka dummahpun terjadi yaitu berarti kumpul . dalam pelafatannya u mulut kita berkumpul kedepan dan menghasilkan suara u.  Suami dan istri berunding tentang perpecahan yang terjadi diselesaikan dengan musyawaroh diantara keduanya. Ngomong baik-baik yang sopan saling minta maaf dan mengakui kesalahan jangan sampe saling menyalahkan. Jika sudah berunding maka akan menjadi sukun yang berarti tenang/diam diantara keduanya.didalam melafatkannya juga mulut hanya diam ditempat dan mendengung. Kehidupan kembali normal menjadi rukun kembali sehingga menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warohmah. Itu merupakan sebuah ulasan dari saya mengenai keluarga dan ulasan ini saya dengar berkat paparan dari pak mubaligh saya disela-sela pengajian. Ingatlah didalam suatu rumah tangga pasti ada batu kerikil yang menghadang yang dapat menyandung kita dimohon agar bisa memahami satu sama lain agar bisa tercipta suasana yang sejuk nyaman aman tentram dalam keluarga. Jangan egois dan jangan emosional.  Karena setiap masalah pasti ada jalan keluarnya.  

0 komentar:

Posting Komentar

 

Formula Anti Ban Bocor

Formula Anti Ban Bocor
Untuk Info Pemesanan Silakan Komentar

Blogger news

Distributor Telur Puyuh

Distributor Telur Puyuh
Untuk Daerah Solo dan Sekitarnya

Blogroll